Tergelitik rasanya saat membaca sebuah status milik teman. Kurang lebih seperti ini " Wanita adalah racun dunia, dan kelak di neraka lebih banyak wanita daripada pria" Na'uzdubillahimindzaliq, hanya kepada Allah hamba berlindung....
Apakah demikian tidak berartinya seorang wanita diciptakan?
untuk menjawab yang demikian tidaklah bisa kita mengatakan "iya" atau "tidak" tanpa sebuah dasar yang kuat tentang tujuan penciptaan wanita. dan sesungguhnya hanyalah Allah SWT yang maha mengetahui....
Persoalan tentang siapa wanita dan mengapa diciptakan dan bagaimana akhirnya telah banyak diuraikan oleh Allah dalam firman-Nya yang suci. Bahkan "Wanita" terabadikan dalam salah satu nama surat dalam kitab Al-Quran. dan apakah yang demikian itu belumlah cukup menunjukkan bahwa ada sesuatu yang istimewa (menurut penulis) tentang tujuan diciptakannya wanita.
Mari kita melihat dan membaca lalu megkaji lagi tentang beberapa ayat yang membahas tentang siapakah wanita dalam Firman Allah SWT.
Dalam surat ke-4 dengan nama surat "An-Nisa" yang berarti pula "Wanita" telah tersembunyi makna yang besar, mengapa Allah SWT memberikan nama surat tersebut dengan nama "Wanita". dan sesungguhnya dari sini wanita telah terlihat istimewa. Ayat pertama dalam surat ini membahas tentang penciptaan wanita dan kewajiban kepada tuhannya.
Dalam surat ke-4 dengan nama surat "An-Nisa" yang berarti pula "Wanita" telah tersembunyi makna yang besar, mengapa Allah SWT memberikan nama surat tersebut dengan nama "Wanita". dan sesungguhnya dari sini wanita telah terlihat istimewa. Ayat pertama dalam surat ini membahas tentang penciptaan wanita dan kewajiban kepada tuhannya.
"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."
[263] Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.
[264] Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.